GNOME adalah lingkungan desktop yang sangat baik. GNOME menawarkan lingkungan yang sangat efisien dan sangat stabil dalam pengoperasiannya. Secara default, GNOME menggunakan 2 buah panel (atas dan bawah). Pada bagian atas diisi oleh menu launcher(applications, places, dan system), shortcut aplikasi, dan system tray. Bagian bawahnya diisi oleh daftar window yang terbuka dan daftarvirtual desktop. Defaultnya, di antara 2 panel tersebut diisi oleh wallpaper dan ikon computer, home, dan trash, serta partisi yang di-mount ke dalam folder media (contohnya flashdisk dan partisi-partisi lainnya).

KDE adalah lingkungan desktop yang menyerupai Windows. KDE secara default hanya menampilkan 1 panel di bagian bawah. Panel tersebut diisi oleh menu launcher (menu dengan logo K), window list (daftar window yang terbuka), shortcut aplikasi, dan system tray. KDE secara default langsung mengaktifkan efek transparan pada desktopnya, lebih memanjakan mata. KDE memiliki banyak sekali widget untuk dipasang di area desktop, seperti RSS feed, jam digital, dan lain-lain

Apabila digunakan secara default, tanpa penambahan apapun setelahfresh install, KDE memang terlihat lebih memanjakan mata dengan efek-efek bawaannya. KDE lebih unggul secara default, tetapi tidak apabila GNOME sudah ditambah efek compiz, dock dan lain-lain. Dengan ditambah fitur semacam Cairo Dock, GNOME akan memiliki efek desktop yang menarik seperti milik Macintosh.
Komentar
Posting Komentar