1. Full Circle Magazine
Full Circle Magazine atau yang lebih dikenal dengan sebutan FCM adalah salah satu majalah yang saya tunggu-tunggu kehadirannya setiap bulan, majalah ini biasanya terbit di akhir bulan. FCM sampai sekarang sudah mencapai edisi yang ke-83, sebuah pencapaian luar biasa yang layak ditiru oleh penggiat majalah open source dalam negeri. Salah satu rubrik yang saya tunggu adalah rubrik my desktop yang menghadirkan berbagai macam tampilan destop dari para pemakai linux ubuntu dan turunannya, dimana beberapa waktu yang lalu desktop saya sempat terpampang di situ #pasangmukamalu
2. GIMP Magazine
GIMP Magazine adalah majalah yang mengulas tentang perangkat lunak GIMP, GIMP adalah “photoshop” nya linux, mempunyai fitur yang lengkap dan mudah digunakan. GIMP Magazine, yang bertujuan untuk mempublikasikan empat isu dalam setahun ini bersifat free atau gratis. Bagi anda yang ingin menjadi master GIMP anda disarankan membaca majalah ini.
3. The MagPi
Bagi anda pecinta perangkat keras open source Raspberry Pi seperti saya, the magpiadalah majalah wajib yang harus anda baca, Majalah ini mengulas tentang berbagai macam penggunaan raspberry pi seperti untuk server, hometheater, cctv, robot ,sistem operasi , game nintendo dan lain-lain. bagusnya selain menyediakan majalah gratis didalam setiap sesi yang dibahas juga dilampirkan kode untuk diunduh sesuai bab yang dibahas
4. Majalah Linux Biasawae
Ini merupakan majalah yang digadang-gadang sebagai penerus infolinux yang sekarang sedang mati suri, majalah ini menggunaan bahasa indonesia agar memudahkan orang yang awam tentang linux memahami linux secara sederhana namun mengena. Dengan pembahasan yang menarik dan antarmuka yang baik majalah ini layak dijadikan sandaran untuk kebangkitan F/OSS dalam negeri.
5. Nyankod
Nyakod (Nyanyian Kode) adalah majalah yang membahas tentang pemrograman secara menarik dan interaktif, pembacanya akan merasakan perbedaan yang besar, karena bayangan yang kerap dihadirkan ketika kita mendengarkan pemrograman adalah ngeri dan menakutkan, para kontributor di nyankod coba menghadirkannya dengan berbeda. Dengan pembahasan pemrograman yang nyeleneh namun mengesankan majalah ini sangat layak dibaca oleh kalangan mantan programmer, programmer, calon programmer, bakal calon programmer dan pengamat programmer dalam negeri.
Komentar
Posting Komentar